Consultan dan Mining Service adalah Partner kerja penambangan yang sangat effisien dengan Sumber Daya Manusia yang berpengalaman dan sampai saat ini kami telah bekerja sama dengan beberapa Investor dengan hasil yang sangat memuaskan

Tentang Kami

Foto Saya
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
CV. SINAR FAJAR INDONESIA didirikan pada January 2011 dengan akta notaris NO.W18-U4/26/HK.02.3/I 2011 merupakan badan usaha disegala biding, baik dibidang Pekerjaan Umum, Pertanian, Supplier, dll. CV. Sinar Fajar Indonesia berkantor di kecamatan Samboja Kutai Kartanegara Kalimantan timur. Sejak tahun 2009 CV. Sinar Fajar Indonesia yang awalnya bergabung dengan CV. Berkah Utama telah memulai berkarya dibidang jasa pertambangan dan eksplorasi. Didukung dengan tenga ahli yang berpengalaman baik alumnus universitas di wilayah Kalimantan maupun diluar Kalimantan.

Selasa, 20 Maret 2012

Waktu sebagai pemersatu serta meningkatkan efisiensi dan daya saing

Saat ini kita mendengar adanya maksud pemerintah yang berencana menyatukan tiga wilayah waktu Indonesia dalam satu zona, yaitu GMT+8 atau Waktu Indonesia Tengah. Konon penyatuan zona waktu bertujuan menciptakan efisiensi birokrasi dan peningkatan daya saing dalam ekonomi global.
Bagaimana ceritanya kok bisa meningkatkan efisiensi dan daya saing ?
:( “Lah hiya Pakdhe, memangnya dengan mengerjakan bersama-sama gitu lebih mudah ya ? Bukannya kalau tiga zona waktu malah waktu kerja kita bertambah?”
:D “Dengan tiga zona waktu kerja di Indonesia memang waktu standby-nya makin lama, Thole. Tetapi kebersamaan itu lebih memudahkan”.

Di dunia ini satu hari setara dengan 24 jam. Bila keliling bumi ini dibagi menjadi 360derajat bujur, maka satu jam adalah 15 derajat bujur. Masing-masing tempat yang sama lokasi bujurnya semestinya memiliki zona waktu yang sama. Namun masing-masing negara memutuskan zona waktunya sendiri. Malaysia menggunakan zatu zona waktu walaupun masuk dalam dua zona waktu, Singapore mengikuti zona waktu yang sama dengan zona waktu disebelah timurnya, walaupun berada disebelah barat Jakarta.
World Time Zone. 24 Zona waktu di dunia.
Saat ini di Indonesia mengenal 3 zona waktu, yaitu
  • Waktu Indonesia Barat atau WIB yang mencakup pulau Jawa, Sumatra, serta Kalimantan Barat dan Tengah (GMT+7).
  • Waktu Indonesia Tengah atau WITA yang mencakup Sulawesi, Kepulauan Sunda Kecil, serta Kalimantan Selatan dan Timur (GMT+8).
  • Waktu Indonesia Timur atau WIT yang mencakup Maluku dan Papua (GMT+9).
Pembagian tiga zona waktu ini merupakan pembagian waktu astronomis yaitu panjang bujur Indonesia adalah 46 derajat. Pembagian zona waktu untuk 360 derajat dibagi 24 adalah 15 derajat. Jadi setiap 15 derajat bujur kira-kira satu jam, kalau dengan perhitungan astronomis. Dengan alasan itulah maka zona waktu di Indonesia memiliki tiga zona diatas.
Zona 3 waktu di Indonesia. WI Barat - WI Tengah-WI Timur.
Negara-negara yang berdekatan dengan Indonesia memiliki waktu yang berbeda. Malaysia menggunakan satu zona waktu seperti WITA. Walaupun berada disebelah barat dari Jakarta, Singapore menggunakan waktu yang sama dengan WITA. Sehingga Singapore dan Kauala Lumpur menggunakan zona waktu satu jam lebih awal dari Jakarta. Artinya pasar modal serta waktu kerja mereka satujam lebih dulu dibandingkan Jakarta.
Sulitnya Indonesia yang memiliki 3 zona waktu yang berbeda-beda ini sering menjadi alasan untuk sulitnya koordinasi. Tentusaja sulit karena yang disatu tempat sudah mulai kerja yang lain masih tidur. Lihat ilustrasi dibawah ini.
Penyatuan zona waktu untuk koordinasi, dapat juga sebagai pemersatu bangsa.

Koordinasi dan potensi dalam persaingan.

Dengan pola kerja selama 8 jam sehari, maka kita akan mengalami waktu kerja yang sama hanya 4 jam saja. Tentusaja karena ada waktu istirahat satu jam saja. Sehingga waktu koordinasi yang paling mudah dilakukan hanya 2 jam kemudian diselingi waktu istirahat yang berbeda satujam. Tentusaja waktu ini menjadikan sehari hanya dapat berkoordinasi selama 4 jam saja yang paling efektif.
Dengan penyatuan zona waktu maka satu hari akan memiliki 8 jam masa kerja bersama. Hanya saja bagi mereka yang berada di zona WITimur sebelumnya akan terasa sejam lebih siang dibandingkan mereka yang berada do WITengah. Sebaliknya yang sebelumnya berada di WIBarat akan maju satu jam untuk memulai kerja. Waktu kerja di jakarta akan serasa lebih pagi satu jam dari sebelumnya.
:( “Wah aku jadi harus bangun lebih pagi Pakdhe ?”
Tentusaja dengan memulai bersama dan mengakhiri jam kerja yang sama akan membuat efisiensi lebih besar, karena kebutuhan energi, serta waktu standbynya semua sama. Kalau sebelumnya harus 12 jam waktu standby, sekarang sama-sama hanya 9 jam standby dari pagi hingga siang.
Selain itu jam mulai kerja di tiga kota utama ASEAN (Malaysia, Singapore, dan Jakarta) akan memulai dari jam yang sama. Dengan demikian ketika ada oportunity atau peluang yang bagus, akan diantisipasi dalam waktu yang sama. Sebelumnya Jakarta selalu satu jam ketinggalan dari Kuala Lumpur dan Singapore.

Bagaimana dengan istirahat dan sholat ?

Salah satu yang dikeluhkan adalah kesempatan waktu ibadah sholat Dzuhur, dan Jumatan. Sebenernya hal ini tidak perlu dikeluhkan, toh selama ini kita juga melakukan Sholat Ashar pada saat jam kantor. Dimana waktunya juga berada disela-sela waktu kerja. Dan masih diberi kesempatan untuk mengerjakannya. Artinya waktu sholat tidak terpengaruh oleh arloji. Waktu sholat ditentukan oleh posisi matahari. Karena waktu sholat juga bergeser sekian menit dalam beberapa hari, kan ? Yang jauh lebih penting itu menjalankan sholat, bukan meributkan kapan wektu sholatnya.
Mudah-mudahan saja penyatuan zona waktu di Indonesia ini memang memberikan manfaat lebih baik untuk negeri. Dan yang pasti satu lagi pemersatu bangsa ini yaitu WAKTU !
Catatan tambahan
Membandingkan sulitnya Aceh dan Papua seperti membandingkan Jakarta dan Kualalumpur.
Kualalumpur saat ini sewaktu Indonesia bagian tengah,  mereka tidak kesulitan. Dan selama tujuh tahun saya di Kualalumpur, saya tidak merasakan kesulitan.  Tidak ada masalah bioritmik,  ibadah, istirahat siang serta jam kerja utk koordinasi dengan rekan sekerja yang ada di Sabah-Sarawak.
Saya kira Aceh dan Papua akan cepat menyesuaikan diri dalam penyatuan waktu ini. Soal ibadahpun kita selama ini melakukan sholat Ashar didalam waktu kerja. Dan berjalan tanpa masalah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar